August 6, 2021

utukusi.net

Utukusi Blog

Ciri dan Masa Menstruasi yang Normal

Ciri dan Masa Menstruasi yang Normal

Haid atau menstruasi adalah sebuah tanda bahwa seorang wanita sudah memasuki masa pubertas. Siklus menstruasi ini berbeda-beda setiap orangnya. Biasanya, siklus menstruasi akan terulang setiap 4 minggu terhitung dari pertama kali menstruasi. Perbedaan masa menstruasi ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah hormon.

Untuk lebih jelasnya, menstruasi terjadi saat ovarium melepaskan ovum atau sel telur dan menempel di dinding rahim. Sel telur ini menunggu untuk dibuahi oleh sperma. Dalam waktu tersebut, dinding rahim akan menebal. Jika dalam waktu tertentu sel telur tidak mengalami pembuahan, maka dinding rahim akan luruh dan menstruasi terjadi saat lapisan dinding rahim tersebut meluruh.

Lama Masa Menstruasi yang Normal

Masa dari menstruasi bisa lebih lambat atau lebih cepat antara 22 hingga 35 hari. Namun, rata-ratanya adalah setiap 28 hari. Artinya, masa haid wanita disebut normal apabila terjadi setiap 23 sampai 35 hari dengan rentang berlangsung tiga hingga tujuh hari. Selama waktu tersebut, wanita akan mengeluarkan darah dari vagina dengan volume rata-rata 40 hingga 70 mili liter.

Masa Subur Normal Wanita

Masa subur atau juga biasa disebut dengan istilah masa ovulasi merupakan momen saat indung telur melepaskan sel telur. Normalnya, masa ovulasi ini akan datang di hari ke-14, yakni tepat di pertengahan siklus. Setelah masa ovulasi, menstruasi akan terjadi 14 hari ke depan. Wanita yang mempunyai masa haid yang normal akan mengalami haid sekali dalam sebulan atau 11 hingga 13 kali dalam setahun dan akan terjadi sampai masa menopause.

Ciri-Ciri Menstruasi yang Tidak Normal

  1. Terlambat atau berhenti

Ciri yang pertama apabila seorang wanita mengalami menstruasi yang tidak normal adalah terlambat atau tidak mengalami menstruasi dalam 3 periode berturut-turut. Ada beberapa penyebab dari kasus ini, antara lain olahraga berat secara berlebihan, terdapat gangguan pola makan, mengalami gangguan di hipotalamus, menopause dini, dan mengalami gangguan pada rahim.

  1. Lebih banyak dan lebih lama

Selain terlambat atau berhenti, menstruasi lebih banyak atau lebih lama juga menandakan bahwa menstruasi tersebut tidak normal. Biasanya ketika hal ini terjadi, wanita harus mengganti pembalut lebih sering hingga 2 jam sekali. Selain itu, lama menstruasi juga akan melebihi 7 hari. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kasus ini adalah radang panggul, kanker rahim, adenomiosis, dan endometriosis.

  1. Nyeri yang berlebih saat menstruasi

Merasakan rasa nyeri ketika menstruasi adalah hal yang wajar. Akan tetapi, apabila nyeri tersebut terlalu berat hingga membuat wanita tidak bisa melakukan kegiatan apapun, ini sudah merupakan kelainan atau menstruasi yang tidak normal. Biasanya hal ini juga disertai gejala lain seperti sakit kepala, diare, dan nyeri punggung.

Dari penjelasan di atas, bisa dikatakan bahwa sangat penting untuk memahami masa menstruasi masing-masing. Dengan begitu, ketika terdapat gejala waktu yang tidak normal, maka bisa segera ditindaklanjuti dengan tepat.